Hiragana menjadi fondasi membaca bahasa Jepang karena setiap karakter mewakili bunyi yang relatif konsisten. Target tujuh hari bukan untuk menulis sempurna, tetapi untuk mengenali bentuk, bunyi, dan pola dasarnya dengan cepat.
Hari 1: mulai dari lima vokal
Pelajari あ, い, う, え, dan お sebagai jangkar. Ucapkan bunyinya, tulis beberapa kali, lalu tutup contoh dan coba ingat kembali dari bentuknya.
あ・い・う・え・お
a, i, u, e, o
Hari 2 sampai 5: kelompokkan berdasarkan baris
- Hari 2: baris K dan S.
- Hari 3: baris T dan N.
- Hari 4: baris H dan M.
- Hari 5: baris Y, R, W, dan ん.
Belajar per baris membuat hubungan konsonan dan vokal lebih terlihat. Saat menemui し, ち, atau つ, beri perhatian lebih karena romanisasinya tidak mengikuti pola yang sepenuhnya lurus.
Hari 6 dan 7: campur, uji, perbaiki
- Acak urutan kartu agar tidak bergantung pada tabel gojuon.
- Tandai pasangan bentuk yang sering tertukar, seperti ぬ dan め.
- Baca kata pendek tanpa romaji.
- Ulangi hanya kelompok yang masih sering salah.
Kemajuan datang dari pengulangan yang cukup sering, bukan dari satu sesi yang sangat panjang.
- Catatan belajar JLPT Exam